PERPISAHAN SISWA ANGKATAN I SMPIT NURUL ISLAM TENGARAN
Senin, 31 Mei 2010 09:40:34 - oleh : admin
Salatiga, 23 Mei 2010, SMPIT Nurul Islam YPI Pondok
Pesantren Sabilul Khoirot Tengaran Kabupaten Semarang mengadakan kegiatan
Perpisahan Siswa SMPIT Nurul Islam Tengaran Angkatan I Periode 2008-2010 yang
bertempat di gedung Korps Pegawai Negeri (KORPRI) Salatiga, jalan stadion
no 7 Salatiga.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah
beserta segenap guru SMPIT Nurul Islam, Ketua YPI Ponpes Sabilul Khoirot,
Muhammad Haris, S.S, M.Si, Plt. Bupati Kab. Semarang , Hj. Siti Ambar Fathonah,
S.PdI, Camat Tengaran, Pengawas SMP Kabupaten Semarang dan Dinas Pendidikan
Kab. Semarang . Dalam acara yang diikuti oleh 51 siswa-siswi SMPIT Nurul Islam
beserta orang tua masing-masing ini dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00
WIB.
Wisudawan
terbaik oleh Salma Karimah putri dari bapak Muhammad Haris, S.S, M.Si.dengan
total nilai Ujian Nasional (UN) 37,90. Penghargaan juga diberikan kepada
Nilai 10 IPA diraih oleh Sadullah Muhammad Fathin putra bapak Ir. Joko
Widodo, Tahfidz terbaik diraih oleh Indra Khoirul Umam putra bapak Subari. Selain
itu diberikan penghargaan untuk guru terbaik yaitu guru IPA terbaik, Dewi
Uswati, S.Pd dan guru Bahasa Indonesia terbaik, Ida Pramuwasti, S.Pd.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Plt. Bupati
Kab. Semarang , Siti Ambar Fathonah, S.PdI mengatakan : “Selaku Plt. Bupati
Kab. Semarang kami ikut senang, karena sudah ada di Kab. Semarang sekolah yang
tidak hanya mementingkan ilmu dunia, tetapi juga mementingkan ilmu akhirat. Secara
tidak langsung dengan adanya lembaga pendidikan seperti ini turut serta mensukseskan
program pemerintah Kab. Semarang dalam memajukan pendidikan. Sekolah dengan
bentuk pondok pesantren ini semoga dapat ditingkatkan kuallitasnya dan
membentuk tingkatan sekolah yang lebih tinggi lagi, yaitu tingkat Aliyah. Kami
lihat Sabilul Khoirot baru memiliki TKIT, SDIT dan SMPIT.”
Plt. Bupati juga berpesan bahwa pembinaan
kaum muda harus berada dalam llingkungan dan suasana yang baik, seperti pondok
pesantren, karena kaum muda adalah aset kader bangsa yang selalu perlu dibina. Beliau
juga flashback menceritakan saat masih nyantri di waktu kecil
yang keadaannya tidak lebihbaik dengan pesantren saat ini. Beliau berpesan
kepada para wisudawan-wisudawati untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang
lebih tinggi. humas.
Berita "Berita Terkini" Lainnya
Salatiga, 23 Mei 2010, SMPIT Nurul Islam YPI Pondok Pesantren Sabilul Khoirot Tengaran Kabupaten Semarang mengadakan kegiatan Perpisahan Siswa SMPIT Nurul Islam Tengaran Angkatan I Periode 2008-2010 yang bertempat di gedung Korps Pegawai Negeri (KORPRI) Salatiga, jalan stadion no 7 Salatiga.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah beserta segenap guru SMPIT Nurul Islam, Ketua YPI Ponpes Sabilul Khoirot, Muhammad Haris, S.S, M.Si, Plt. Bupati Kab. Semarang , Hj. Siti Ambar Fathonah, S.PdI, Camat Tengaran, Pengawas SMP Kabupaten Semarang dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang . Dalam acara yang diikuti oleh 51 siswa-siswi SMPIT Nurul Islam beserta orang tua masing-masing ini dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.
Wisudawan terbaik oleh Salma Karimah putri dari bapak Muhammad Haris, S.S, M.Si.dengan total nilai Ujian Nasional (UN) 37,90. Penghargaan juga diberikan kepada Nilai 10 IPA diraih oleh Sadullah Muhammad Fathin putra bapak Ir. Joko Widodo, Tahfidz terbaik diraih oleh Indra Khoirul Umam putra bapak Subari. Selain itu diberikan penghargaan untuk guru terbaik yaitu guru IPA terbaik, Dewi Uswati, S.Pd dan guru Bahasa Indonesia terbaik, Ida Pramuwasti, S.Pd.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Plt. Bupati Kab. Semarang , Siti Ambar Fathonah, S.PdI mengatakan : “Selaku Plt. Bupati Kab. Semarang kami ikut senang, karena sudah ada di Kab. Semarang sekolah yang tidak hanya mementingkan ilmu dunia, tetapi juga mementingkan ilmu akhirat. Secara tidak langsung dengan adanya lembaga pendidikan seperti ini turut serta mensukseskan program pemerintah Kab. Semarang dalam memajukan pendidikan. Sekolah dengan bentuk pondok pesantren ini semoga dapat ditingkatkan kuallitasnya dan membentuk tingkatan sekolah yang lebih tinggi lagi, yaitu tingkat Aliyah. Kami lihat Sabilul Khoirot baru memiliki TKIT, SDIT dan SMPIT.”
Plt. Bupati juga berpesan bahwa pembinaan kaum muda harus berada dalam llingkungan dan suasana yang baik, seperti pondok pesantren, karena kaum muda adalah aset kader bangsa yang selalu perlu dibina. Beliau juga flashback menceritakan saat masih nyantri di waktu kecil yang keadaannya tidak lebihbaik dengan pesantren saat ini. Beliau berpesan kepada para wisudawan-wisudawati untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi. humas.
Visitors :8571 Org
Hits : 43252 hits
Month : 384 Users