Pentas Budaya Tandai Puncak Tema 4 SDIT Nuris


Posted on: 22 November 2017


 

 

 

Seratus dua puluh murid kelas 5 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Islam Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Pondok Pesantren Sabilul Khoirot Tengaran Kabupaten Semarang menggelar pentas budaya sebagai kegiatan puncak Tema 4 Kurikulum 13, Kamis (16/11).

Bertempat di serambi Masjid Sabilul Khoirot komplek SDIT Nuris Butuh Tengaran ini, siswa menampilkan bakat yang dimiliki, di antaranya menyanyikan lagu daerah dengan iringan beat box, pantomim dan drama.

Para murid terlihat luwes saat tampil di panggung. Merekat tidak canggung tampil di hadapan teman-temannya, maupun adik kelas yang menonton di sela-sela jam istirahat.

Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SDIT Nuris, Fajar Farianto, S.Pd berpesan, "Melalui pentas budaya ini diharapkan tumbuh karakter siswa di antaranya berani mengekspresikan diri, cinta budaya Indonesia dan memahami pentingnya kerja sama."

Senada dengan Fajar, Siti Rofiah, S.Pd. selaku Waka Kurikulum menambahkan, "Melalui kegiatan Pentas Budaya ini anak menampilkan budaya Indonesia yang sesuai dengan tema 4 Kurikulum 13. Selain menambah kecintaan terhadap budaya Indonesia, anak-anak juga belajar memberi makna dan mengambil pelajaran dari setiap pentas yang mereka peragakan."

"Puncak Tema 4 tidak hanya sekedar untuk mengetahui asal dan ragam budaya di seluruh Indonesia, akan tetapi anak-anak juga diharapkan menjadi salah satu pelaku dalam melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia di manapun mereka berada," imbuh Siti Rofiah.

suaramerdeka.com

 

 

 

Versi cetak

Berita Terkait


Pesan Singkat (shoutbox)

Statistik Website

    Visitors :259897 Visitor
    Hits :735533 hits
    Month :1148 Users
    Today : 151 Users
    Online : 2 Users

YPI Sabilul Khoirot bertekad menyelenggarakan pendidikan yang Profesional dan berkomitmen pada nilai-nilai Islam. Mencetak generasi Cerdas yang Berakhlaqul Karimah. Menyelenggarakan Usaha produktif. Serta mewujudkan lembaga pendidikan yang memiliki jaringan regional, nasional dan global.