Mahasiswa IAIN Salatiga Kunjungi Nuris Gelar Seminar Sehari


Posted on: 4 January 2018


  

Sekira dua ratus mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga berkunjung di Nurul Islam Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Pondok Pesantren Sabilul Khoirot Tengaran Kabupaten Semarang, Minggu (17/12).

Rombongan disambut oleh pengasuh Nurul Islam Sabilul Khoirot Tengaran, Muhammad Jauhari Mahmud, S.HI. Dalam sambutannya disampaikan sedikit sejarah pondok, yangmana didirikan oleh K.H. Zaenal Mahmud, BA yang tidak lain ayah beliau.

Maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah untuk melakukan seminar sehari guna menambah wawasan mahasiswa tentang pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Amin Nurbaedi, S.Ag, M.PdI selaku dosen pembimbing mengungkapkan, "Dengan adanya kunjungan ini diharapkan ada implementasi nyata mahasiswa untuk mengetahui pola pendidikan yang diterapkan di yayasan Nurul Islam Sabilul Khoirot Tengaran serta perannya bagi pendidikan di masyarakat".

Hadir sebagai pembicara seminar, Nurhadi Susilo, M.Pd, ketua koordinator wilayah Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam paparan seminar dengan tajuk Peranan Masyarakat dalam Mewujudkan Pendidikan Islam yang Rahmatan lil aalamiin ini, Nurhadi menjelaskan perkembangan pondok pesantren Sabilul Khoirot Tengaran dari masa ke masa.

Nurhadi yang juga menjabat sebagai pengurus di Nurul Islam YPI Ponpes Sabilul Khoirot Tengaran ini memaparkan sejarah awal ppesantren hingga berkembang menjadi yayasan pendidikan yang memiliki berbagai unit sekolah dan madrasah. "Pesantren Sabilul Khoirot yang dirintis oleh almarhum bapak Kyai Haji Zaenal Mahmud sejak tahun tujuh puluhan berkembang terus dengan dilanjutkan oleh putra-putri serta menantunya. Dalam perkembangannya, pesantren mendirikan beberapa Madrasah Ibtidaiyah (MI), kemudian Sekolah Islam Terpadu (SIT) serta Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam boarding school. Sampai saat ini, pesantren juga memiliki pengajian rutin Ahad Pagi yang diikuti oleh masyarakat sekitar".

"Siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan MA di sini mharus mondok. Pesantren menggabungkan kurikulum dinas pendidikan, departeman agama serta muatan lokal Sekolah Islam Terpadu dalam pembelajarannya", imbuh Nurhadi. Nurhadi menerangkan bahwa yayasan dalam menjalankan peran pendidikan Islam bagi masyarakat telah mengadopsi struktur organisasi modern dengan adanya pembagian tugas dalam berbagai direktorat. Diharapkan dengan adanya pembagian tugas mampu menjalankan fungsi serta menyhelesaikan permasalahan yang semakin komplek.

humas

suaramerdeka.com

 

 

Versi cetak

Berita Terkait


Pesan Singkat (shoutbox)

Statistik Website

    Visitors :269666 Visitor
    Hits :754472 hits
    Month :1299 Users
    Today : 171 Users
    Online : 2 Users

YPI Sabilul Khoirot bertekad menyelenggarakan pendidikan yang Profesional dan berkomitmen pada nilai-nilai Islam. Mencetak generasi Cerdas yang Berakhlaqul Karimah. Menyelenggarakan Usaha produktif. Serta mewujudkan lembaga pendidikan yang memiliki jaringan regional, nasional dan global.